4 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Saat Ingin Budidaya Udang P. Vannamei/ Udang Putih

Written by | Udang

Udang P. Vannamei adalah jenis udang yang sekarang ini banyak dikembangbiakkan, mengingat hasil yang didapat cukup besar dan bermanfaat bagi perbaikan ekonomi. Meski demikian, ada beragam hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu sebelum mulai membudidayakan udang jenis Vannamei.

Karakter udang Vannamei

Jika Anda belum pernah mendengar morfologi udang putih, Anda perlu mempelajari terlebih dahulu beragam karakter atau ciri udang Vannamei. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui mana udang yang bisa dipanen dan mana yang tidak.

  1. Secara umum, bagian tubuh udang terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, dada, dan perut. Untuk bagian kepala, terdapat mata majemuk yang bertangkai dan dada terdiri dari 8 ruas. Pada bagian perut terdapat pleopoda yang berfungsi sebagai alat renang.
  2. Secara umum, warna tubuh udang Vannamai adalah putih dengan garis biru yang terdapat di bagian telson dan uropoda.
  3. Induk betina akan mengalami moulting ketika telur yang dikeluarkan, sudah selesai dibuahi oleh sperma.
  4. Larva udang Vannamei memiliki beberapa tahapan sebelum tiba saatnya panen, yaitu nauplius, zoea. Mysis, dan post larva.

Penyediaan lahan perkembangbiakan

  1. Dalam prakteknya, peternak udang Vannamei bisa menggunakan dua jenis media atau lahan yang berbeda untuk mengembangbiakkan udang. Media tersebut adalah media tanah dan media plastik. Masing-masing bisa dipilih berdasar beberapa aspek berikut.
  2. Target benih yang ingin disebar dan target panen yang ingin diraih
  3. Jumlah dana yang dimiliki untuk melakukan persiapan media, dimana dana tersebut nantinya perlu dikalkulasikan untuk banyak hal, termasuk penanggulangan resiko gagal panen.
  4. Kondisi lingkungan yang dimiliki lokasi. Dalam hal ini, Anda perlu memperhatikan kandungan zat hara didalam tanah, kontur lahan, kadar air tanah, tingkat keasaman tanah, pH air, dan lainnya.
    Lama penyiapan lahan sebelum benar-benar digunakan untuk mengembangbiakkan udang.

Cara meningkatkan hasil

  1. Ketika Anda ingin berhasil sebagai peternak udang putih, Anda perlu belajar meningkatkan hasil udang yang akan didapat dengan beragam cara berikut.
  2. Memberi nutrisi tinggi protein yang bisa diperoleh dengan membeli makanan di pabrik penyedia nutrisi berkualitas.
  3. Mencegah penularan penyakit pada udang dengan melakukan pemeriksaan PCR terlebih dahulu dan memberikan mineral tambahan yang cocok untuk menjaga daya tahan udang.
    Meminimalisir resiko serangan hama atau penyakit pada udang.

Jenis penyakit udang

Hal lain yang perlu Anda pikirkan selanjutnya adalah pengetahuan tentang penyakit udang putih. Makin banyak penyakit yang Anda pahami, makin cepat pula penanggulangan masalah yang didapat. Berikut adalah beberapa jenis penyakit udang dan metode penanggulangannya.

  1. Black gill diseasePenyakit ini seringkali menimpa bagian insang udang, dimana insang akan berwarna kehitaman atau keruh. Penyebab utama penyakit ini adalah kualitas air yang tidak stabil dan kotoran pakan yang tidak sengaja menempel pada insang. Cara yang bisa dilakukan untuk pencegahan adalah pemberian probiotik, penggantian air secara berkala, dan memberikan pakan dengan sistem pengenceran yang menyebabkan pencemaran air berkurang.
  2. Soft shell syndromePenyakit ini menyebabkan udang memiliki cangkang yang lembek dan terkadang mudah mengelupas, sehingga mempengaruhi kualitas panen. Penyebab penyakit ini adalah salinitas air yang terlalu tinggi dan kandungan fosfat yang rendah. Penanggulangan yang bisa dilakukan umumnya berhubungan denganpembersihan dasar kolam.
    Dengan beragam informasi diatas, Anda bisa beternak Udang P. Vannamei dengan metode yang benar dan hemat biaya.

Last modified: June 7, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *