Analisis Persiapan Modal Untuk Budidaya Udang Windu/ Tiger

Written by | Udang

Udang windu/tiger termasuk komoditi yang masih diminati selain udang Vannamei. Meski dahulu bisnis peternakan udang windu sempat menurun karena serangan penyakit bintik putih, sekarang ini budidaya udang windu mulai digeluti kembali oleh beberapa peternak untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam maupun luar negeri. Udang windu memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Bentuk kepala dan perutnya menyatu (cephalothorax), dengan kepala terdiri atas 5 ruas, sedangkan perut terdiri dari 8 ruas.
  2. Udang windu memiliki rostrum yang merupakan perpanjangan kelopak mata yang berbentuk meruncing.
  3. Kaki jalan 1-3 bercapit dan terlindung oleh lapisan kitin hingga segmen abdomen pertama.

Setelah mengetahui karakter udang windu, berikut adalah analisis persiapan modal yang sebaiknya Anda analisis sejak awal untuk memperkirakan jumlah modal yang dibutuhkan dalam budidaya udang windu hingga waktu panen tiba.

Persewaan tambak

Jika Anda tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk beternak udang windu, Anda bisa menyewa lahan yang memiliki kondisi berkualitas. Untuk memilih lahan, pastikan kondisi tanah yang digunakan masih baik dan memiliki tingkat pencahayaan cukup. Perkiraan minimal modal yang diperlukan untuk sewa tambak mulai dari Rp 1.500.000,00.
Kebutuhan peralatan

Dalam beternak udang tiger atau udang windu, Anda membutuhkan peralatan seperti plastik HDPE, pakan organik, dolomite, atau perlengkapan lain yang dibutuhkan mulai dari pembenihan hingga panen. Untuk itu, dalam satu periodenya, Anda perlu mengkalkulasikan biaya sarana tersebut termasuk biaya cadangan yang dibutuhkan apabila dalam perjalanan terjadi masalah pembenihan. Minimal perkiraan modal yang Anda butuhkan untuk masalah kebutuhan peralatan ini. Mulai dari Rp 1.000.000,00.

Pompa air

Selama proses pembibitan, Anda akan membutuhkan pompa air yang digunakan untuk sirkulasi udara dalam air maupun meningkatkan daya hidup udang dengan aliran nutrisi yang tersedia. Biaya yang dibutuhkan untuk membeli maupun membuat instalasi pompa air berkisar antara Rp 750.000,00 hingga Rp 1.000.000,00 per unit.

Perbaikan konstruksi tanah
Apabila dalam proses ternak udang windu, Anda menggunakan kolam tanah, maka ada proses pembalikan dan pengeringan yang perlu dilakukan. Untuk melakukan hal ini, Anda juga memerlukan biaya yang sebenarnya tidak sedikit. Perkiraan minimum untuk upaya perbaikan konstruksi bisa mulai dari Rp 700.000,00.

Pembelian benih udang
Jika Anda ingin mendapatkan hasil panen yang berkualitas, Anda juga perlu membeli bibit udang windu yang sehat. Anda bisa memperkirakan jumlah udang yang akan dipelihara sesuai dengan luas tambak. Umumnya dalam setiap tambak, dimasukkan 80-100 ekor udang yang akan dibesarkan selama 100-120 hari. Perkiraan pembelian benih udang ini mulai dari Rp 800.000,00 per 20.000 ekor.

Kebutuhan pakan
Selama proses perkembangannya, udang tetap membutuhkan pakan yang kaya akan protein. Dalam 120 hari pembudidayaan, kebutuhan pakan yang diperlukan bisa berkisar antara Rp 300.000,00 hingga Rp 500.000,00. Dalam pemilihan pakan, akan lebih baik jika pakan yang Anda berikan memiliki tingkat kelarutan yang tinggi dan tidak memberikan banyak endapan kotoran.

Kebutuhan pupuk
Selain pakan, budidaya udang windu juga membutuhkan pupuk organik yang meminimalisir serangan penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh udang. Saat Anda ingin memberi pupuk organik, perkiraan biaya yang akan dihabiskan adalah Rp 200.000,00 hingga Rp 850.000,00 tergantung dari komponen yang ada dalam pupuk. Selain akumulasi biaya diatas, masih ada perkiraan biaya lain yang perlu Anda pikirkan, seperti biaya tenaga operator, biaya panen, dan lainnya. Semoga dengan perhitungan yang tepat, Anda bisa beternak udang windu/tiger tanpa masalah.

Last modified: June 7, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *