Kebutuhan Pompa Air untuk Budidaya Perikanan

Written by | Peralatan

Pompa air merupakan sebuah alat yang harus tersedia pada budidaya perikanan. Terutama apabila letak sumber air lebih rendah dari ketinggian kolam. Letak sumber air juga menentukan dalam pemilihan jenis pompa yang akan digunakan.

Kebutuhan pasokan air dalam budidaya perikanan, mengharuskan para pembudidaya wajib memiliki pompa dengan kualitas terbaik dan tahan lama. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan pompa adalah kedalaman air yang akan dihisap dan berapa tinggi posisi air tersebut akan dialirkan serta daya listrik pompa. Daya listrik pompa harus sesuai dengan daya listrik yang tersedia di tambak. Pada saat ini sudah banyak jenis pompa yang dijual di pasaran dengan claim tahan lama dan hemat listrik.

Adapun jenis pompa yang tahan lama adalah yang memiliki lapisan epoxy coating yang tebal dan memiliki proteksi terhadap korosi. Setiap pompa yang mengeluarkan debit air yang besar pasti membutuhkan daya listrik yang besar pula. Yang perlu diperhatikan oleh petambak dalam memilih pompa air, adalah pompa air yang memiliki efisiensi tinggi. Pompa air yang memiliki efisiensi tinggi adalah pompa air yang mampu mengeluarkan debit air yang memiliki dinamo motor dengan efisiensi tinggi, dimana dinamo langsung terhubung dengan kipas impeller yang memberikan putaran maksimal sehingga dapat mengeluarkan debit air yang tinggi.

Pompa air biasanya digunakan untuk mengisi tandon dan mensuplai air untuk kolam budidaya. Penggunaan pompa air dengan kapasitas besar akan menghemat waktu dalam pengisian kolam. Untuk pengisian Tandon dan kolam biasanya menggunakan pompa submersible (pompa celup) dengan ukuran 12 inch, 10 inch dan 8 inch ataupun menggunakan pompa sentrifugal (pompa keong). Untuk penggunaan pompa submersible (pompa celup) sebaiknya pompa harus terendam semua di dalam air supaya debit air yang dihasilkan tetap maksimal dan juga sebagai pendingin. Pompa air juga digunakan sewaktu masa budidaya karena keperluan penambahan air dan bisa juga dipakai untuk pembuangan kotoran dan sisa makanan dalam kolam atau yang biasa disebut Siphon. Adapun Pompa air yang digunakan untuk siphon adalah pompa yang berukuran 2 inch sampai dengan 4 inch. Saat panen, pompa air juga dipakai untuk membantu pengeringan kolam sehingga mempercepat proses dan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Untuk pemeliharaan atau menjaga daya tahan pompa, sebaiknya dicuci dengan air bersih setelah digunakan dan disimpan di tempat yang kering.

Last modified: June 23, 2017

4 Responses to :
Kebutuhan Pompa Air untuk Budidaya Perikanan

  1. Richard says:

    Saya punya kolam tanah ukuran 6 x 21 meter. rencananya mau budidaya ikan lele. ada beberapa hal yang mau saya tanyakan :
    1. Pompa apa yang bisa saya pakai?
    2. Apakah Budget mahal untuk pompa tersebut?
    thanks…

  2. tambakudang says:

    Dear Mr. Richard,

    Untuk kolam Bapak, kami sarankan agar menggunakan pompa dengan ukuran 4 inch atau 6 inch tergantung dengan kedalaman kolam Bapak. Budget yang perlu Bapak sediakan tergantung pula dengan jenis dan type pompa yang Bapak inginkan.

  3. Hurrah! At last I got a web site from where I can truly obtain useful information regarding
    my study and knowledge.

  4. Harry says:

    Pompa airnya bisa untuk kolam air asin?

Leave a Reply to lapisan tambak Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *