Mencegah Penyebaran Penyakit IMNV Pada Udang

Written by | Kesehatan Tambak

Bagi para petambak dan seorang yang membudidaya udang mungkin saja sedang dipusingkan dengan wabah virus myo yang menyebabkan kerusakan jaringan otot pada udang. Faktor pendukung yang menyebabkan virus myo salah satunya adalah dampak perubahan iklim. Daya tahan tubuh udang akan menurun dikarenakan perubahan iklim dan cuaca yang menyebabkan kestabilan air menjadi menurun. Perubahan cuaca dan fluktuasi suhu dapat menyebabkan stress pada udang.

Selain dengan perubahan cuaca ekstrem yang tak menentu, jarang membersihkan tambak udang pun dapat menyebabkan serangan penyakit myo. Sisa – sisa pakan yang mengendap dan menumpuk didasar perairan akan berubah menjadi amoniak, dan menyebabkan udang terserang penyakit dan keracunan.

Desain tambak pun mempengaruhi  penyakit myo atau IMNV ini mudah tersebar, Jarak antar tambak yang saling berdekatan serta desain yang saling berdekatan dan tata letak yang tidak teratur dapat mempermudah penyebaran penyakit ini. Media air dan binatang pembawa seperti kepiting dan burung dapat menyebabkan penyebaran virus ini semakin cepat.

Penempatan inlet dan outlet yang tidak sesuai dari pertambakan salah satu penyebab air buangan, yang mengandung limbah dan mengandung bibit – bibit penyakit. Bisa jadi jika air tambak lain masuk pada inlet tambak lain. Air buangan yang dikeluarkan dari tambak memiliki kualitas yang sangat buruk sehingga menyebabkan udang lebih rentan terserang penyakit.

Mencegah dan Pengobatan IMNV

Wabah IMNV dapat dicegah dengan penanganan yang benar, pemilihan bibit dan induk yang terbebas dari penyakit jelas dapat meminimalkan resiko serangan penyakit. Memberi lebih banyak ruang dan tempat yang dilakukan dengan mengurangi kepadatan tebar dapat mengurangi faktor terjadinya stress pada udang, sehingga kematian udang pun akan berkurang. Jika banyak bangkai udang terinfeksi yang bertebaran di tambak ikan dapat menyebabkan penyebaran menjadi lebih cepat, lakukan penanganan dengan mengambil dan membakar bangkai – bangkai udang tersebut.
Gunakan probiotik dan kapur secara rutin setiap pagi hari. Lalu turunkan jumlah pakan hingga 30 – 40% keadaan normal sehingga tingkat kematian berkurang dan tidak ada lagi, gunakan Multivitamin atau vitamin c secara terus menerus hingga keadaan udang menjadi normal.

Buang air pada siang hari dan isi kembali pada malam hari, kualitas air harus selalu diperhatikan. Usahakan jangan melakukan pergantian air secara drastis dan berikan partial droping plankton.
Cara mengendalikan virus dan cara mengobatinya masih belum diperoleh. Ketika udang terkena myo, maka yang paling aman yaitu langsung panen, itu pun jika ukurannya bisa dijual.

Jika tambak sudah mengalami infeksi penyakit ini, lebih baik jangan terburu – buru untuk mencari obat, namun lebih baik jika kualitas air diperbaiki dan distabilkan, jika kondisi air telah stabil maka lakukan penanganan pada udang. Jika penanganannya benar maka tambak yang terkena myo di usia 40 harian bisa di gunakan kembali.

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menangani penyakit myo ini yaitu:

  • Penggantian air 10 – 20%
  • Penyimpanan pada titik mati secara rutin
  • Penggunaan probiotik
  • Penggunaan multivitamin

Hal – hal diatas tentu saja harus dilakukan dengan tepat, selain itu tetap saja kestabilan air harus tetap dijaga, sehingga cara – cara diatas dapat digunakan dengan ampuh, selain itu sebaiknya para penambak lebih mencegah sebelum terjadi hal – hal yang tidak diinginkan terjadi, itulah beberapa cara mencegah dan mengobati penyakit pada udang Vannamei yang bisa anda lakukan, terima kasih.

Last modified: June 11, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *