Meningkatkan Kadar Oksigen Terlarut di Dalam Tambak

Written by | Peralatan

Meningkatkan Kadar Oksigen Terlarut di Dalam Tambak

Cara meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air tambak adalah salah satu metode budidaya udang yang tak kalah wajib diketahui oleh para petani tambak udang. Berbicara tentang tambak udang tentu erat sekali kaitannya dengan sumber daya laut yang melimpah. Budidaya udang atau usaha tambak udang menjadi salah satu pilihan orang-orang Indonesia karena memiliki peluang omzet yang menjanjikan.

Sebab memiliki peluang omzet yang menjanjikan tersebut, oleh sebab itu terkait cara meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air tambak juga merupakan hal penting yang wajib dikuasai oleh petani tambak udang. Dengan terjaga dengan baiknya kadar oksigen terlarut di dalam air tambak, menjadi parameter bahwa kualitas air di dalam tambak memang memiliki standar yang bagus.

Di samping dari kadar oksigen terlarut di dalam air tambak yang menjadi parameter bahwa air tersebut bagus, ada juga beberapa poin lain yang menentukan parameter kualitas air tambak, di antaranya:

  • Salinitas atau kandungan garam terlarut di dalam tambak air. Untuk mengetahui salinitas, bisa diketahui melalui kandungan garam terlarut yang diambil dari sampel air tambak. Semakin tinggi nilai salinitas, maka DO akan menurun.
  • DO atau Dissolved Oxygen. Ini merupakan jumlah oksigen terikat dalam partikel air. Adapun fungsi dari DO ini ialah sebagai penghasil energi bagi udang untuk melakukan beragam aktivitas, seperti bertumbuh, bereproduksi, dan lain sebagainya. DO dihasilkan dari fotosintesa phytoplankton saat siang hari dan kincir air.
  • Tingkat keasaman air atau pH di dalam air tambak. Adanya pH ini ialah sebagai tolak ukur keseimbangan antara kandungan oksigen dan karbon dioksida di dalam air tambak. Keseimbangan kedua unsur ini berfungsi sebagai penyeimbang kehidupan mikroorganisme di dalam tambak.
  • Alkalinitas atau proses penambahan asam tanpa menurunkan kadar pH di dalam air. Fungsi dari alkalinitas ini ialah sebagai penahan terhadap pengaruh keasaman. Dengan kata lain, alkalinitas berfungsi sebagai penetral kadar zat di dalam air tambak.
  • Tingkat kecerahan air tambak juga menjadi penentu kualitas air tambak tersebut tergolong baik atau kurang baik. Untuk mengukur tingkat kecerahan air, dapat diukur dengan menggunakan secci disk. Parameter kecerahan air ini jika batas antara hitam dan putih pada piringan tersebut mulai terlihat tidak jelas.
  • Selanjutnya hal penting lainnya yang mesti diperhatikan oleh para petani tambak udang adalah suhu air tambak. Suhu air ini jelas memiliki peranan yang amat penting guna menunjang kehidupan mikroorganisme, ikan, dan pastinya udang di dalam tambak. Semakin tinggi suhu, maka kadar DO akan tinggi pula.
  • Terakhir, yang tak kalah penting untuk diperhatikan para petani tambak udang ialah tingkat kedalaman air di dalam tambak. Tingkat kedalaman air di dalam tambak ini harus benar-benar tepat sesuai dengan kebutuhan. Karena akan ada resiko tersendiri jika air tambak terlalu dangkal, ialah perubahan suhu akan terjadi dengan sedemikian drastis. Pun ada resiko jika air terlalu dalam, ialah keadaan suhu di dalam tambak akan mengalami perbedaan yang cukup mencolok. Semakin dalam air, maka tekanan air akan tinggi sehingga berdampak pada rendahnya nilai DO dalam air terdalam.

Demikian tujuh poin penting yang mesti diperhatikan para petani tambak udang terkait budidaya udang. Berbagai aspek di atas merupakan langkah penting yang wajib betul-betul diperhatikan demi menjaga tingkat atau kualitas budidaya udang yang dijalankan.

Selain tujuh poin tersebut di atas, para petani tambak dapat meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air tambak dengan cara memanfaatkan penggunaan aerator dan oksigen tambahan. Oksigen tambahan yang sudah banyak digunakan di dunia pertambakan, dapat ditemukan dalam bentuk serbuk maupun tablet. Cara meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air tambak hanyalah satu di antara sekian poin penting lainnya yang wajib dikuasai oleh para petani tambak udang. Selamat mencoba.

Last modified: March 19, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *